Pencarian

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Andalkan "Nyari Gawe" dan Gerakan Ramah Investasi untuk Tekan Pengangguran

Kamis, 22 Oktober 2026 • 07:01:02 WIB
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Andalkan
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menempatkan transparansi rekrutmen sebagai titik utama perbaikan ketenagakerjaan melalui layanan "Nyari Gawe".

BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menempatkan transparansi rekrutmen sebagai titik utama perbaikan ketenagakerjaan. Layanan "Nyari Gawe" dirancang menghubungkan langsung departemen HRD perusahaan dengan pencari kerja lokal, tanpa perantara pihak ketiga.

Menurut Dedi, sistem itu menjadi salah satu dari sejumlah jalur lamaran kerja yang disiapkan pemerintah provinsi. Tujuannya agar proses rekrutmen terbuka dan hasilnya bisa dirasakan masyarakat sekitar.

"Kita akan terus memacu perusahaan-perusahaan industri untuk terbuka dalam memberikan kesempatan kerja bagi warga, dan sistem layanan nyari gawe merupakan jalan dari banyak jalan untuk melakukan lamaran kerja, agar lamaran kerjanya transparan dan memberikan manfaat bagi kepentingan masyarakat," ujar Dedi, dikutip Kamis (22/10/2026).

Mengapa Rekrutmen Perusahaan Dinilai Tertutup

Pemprov Jawa Barat menilai banyak perusahaan berskala multinasional masih menjalankan rekrutmen secara tertutup. Akibatnya warga di sekitar kawasan pabrik kerap tidak mendapat akses kerja di wilayahnya sendiri.

Lewat "Nyari Gawe", pemerintah provinsi bisa memantau rasio serapan tenaga kerja lokal secara real-time. Data itu menjadi dasar untuk menekan praktik "orang dalam" dan penyuapan calo yang selama ini menyulitkan pelamar tanpa jaringan.

Gerakan Ramah Investasi dari Desa

Di sisi hulu, Dedi menyoroti kebutuhan memperbesar volume lapangan kerja melalui ekspansi investasi. Ia menyerukan gerakan kolektif dari masyarakat hingga aparat desa untuk menciptakan lingkungan yang aman, bersih dari pungutan liar, dan ramah bagi penanam modal.

"Saya ucapkan terima kasih pada semuanya. Mari kita bergandengan tangan, mengujurkan (mewujudkan) provinsi yang ramah bagi investasi, dan kita mendorong anak-anak kita untuk bisa bekerja dengan baik di Provinsi Jawa Barat," kata Dedi.

Kombinasi kemudahan berinvestasi dan transparansi rekrutmen dinilai menjadi resep pemerintah provinsi menekan pengangguran. Eksekusinya bergantung pada kepala daerah di tingkat kabupaten dan kota yang harus menjalankan kebijakan serupa.

Yang Perlu Diawasi Warga

Dua janji itu menyisakan pekerjaan pengawasan: seberapa cepat perusahaan industri masuk ke sistem "Nyari Gawe" dan seberapa besar serapan tenaga kerja lokal yang terukur dari layanan tersebut. Warga di sekitar kawasan industri menjadi pihak yang paling berkepentingan memantau hasilnya.

Follow www.bumipasundan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: wartaekonomi.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks