Pencarian

Hujan Abu Anak Krakatau di Bogor, PDAM Tirta Pakuan Ingatkan Warga: Jangan Tampung Air Hujan

Kamis, 10 September 2026 • 07:01:31 WIB
Hujan Abu Anak Krakatau di Bogor, PDAM Tirta Pakuan Ingatkan Warga: Jangan Tampung Air Hujan
Warga melintas di tengah hujan abu vulkanik Anak Krakatau yang menyelimuti wilayah Kota Bogor.

BOGOR — Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor melarang warga menampung air hujan. Imbauan ini menyusul abu vulkanik dari aktivitas Anak Krakatau yang terbawa angin hingga ke wilayah Kota Bogor.

Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan, Rino Indira Gusniawan, menjelaskan abu vulkanik yang tercampur air hujan berpotensi masuk ke badan air baku. Partikel halus itu meningkatkan jumlah sedimen dan memicu kenaikan kekeruhan.

Air Hujan Terkontaminasi Partikel Abu

Rino menegaskan, air yang turun saat hujan abu berbeda dengan air hujan biasa. Partikel abu yang halus dapat larut, sehingga air yang ditampung warga berisiko terkontaminasi.

“Jika terjadi perubahan kondisi pada sumber air, pemantauan kualitas menjadi bagian penting untuk memastikan proses pengolahan tetap berjalan dengan baik,” ungkap Rino, Selasa (8/9/2026).

Air Baku Diproses Sebelum Disalurkan

Rino memastikan air dari sumber baku tidak langsung dialirkan ke pelanggan. Air harus melewati tahapan pengolahan dan pemantauan kualitas terlebih dahulu.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan air memenuhi standar sebelum didistribusikan. Pemantauan ketat menjadi kunci untuk mengantisipasi potensi peningkatan kekeruhan akibat abu vulkanik.

Follow www.bumipasundan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bogor-today.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks