TASIKMALAYA — Di balik seragam dinasnya sebagai Bhabinkamtibmas, Aipda Andi Rustandi menjalankan peran yang jarang terekspos: mendampingi seorang remaja yang harus kehilangan kedua orang tuanya dalam satu peristiwa kecelakaan. Muhamad Zein Akbar, nama remaja itu, kini menempuh pendidikan di SMA Negeri 9 Kota Tasikmalaya.
Pendampingan berjalan sejak Zein masih duduk di bangku kelas II SMP. Aipda Andi memberi dukungan moril sekaligus materil, dengan harapan remaja tersebut tetap memiliki semangat dan kepercayaan diri untuk mengembangkan potensinya.
Prestasi Zein di Tengah Keterbatasan
Kehilangan orang tua tidak memadamkan langkah Zein. Ia tercatat telah menghafal lebih dari lima juz Al-Qur'an. Di bidang olahraga, Zein meraih juara pertama cabang bela diri Perisai Diri tingkat Kota Tasikmalaya.
Dua capaian itu menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk terus belajar. Bagi anak yang tumbuh tanpa orang tua, perhatian dari sosok pengganti punya arti yang dalam — bukan sekadar bantuan materi, tetapi kehadiran yang menguatkan.
Apresiasi dari Sekolah
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Negeri 9 Kota Tasikmalaya, Nutul Iman, menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada Zein. Menurutnya, pendampingan itu sangat berarti untuk menjaga motivasi belajar.
Nutul menilai kepedulian Aipda Andi tidak hanya berkaitan dengan bantuan materi, tetapi juga dukungan moril yang menumbuhkan semangat dan kepercayaan diri Zein.
Doa Nenek Endah untuk Aipda Andi
Rasa syukur juga datang dari Endah Farida, nenek Zein, yang turut mendampingi perjalanan hidup cucunya. Bagi Endah, kehadiran Aipda Andi menjadi anugerah tersendiri yang meringankan beban sekaligus menghadirkan harapan.
Dengan penuh ketulusan, Endah menyampaikan terima kasihnya dalam bahasa Sunda. Ia juga memanjatkan doa agar segala kebaikan Aipda Andi mendapat balasan terbaik dari Allah SWT.
Kisah Zein dan Aipda Andi menjadi gambaran bagaimana peran Bhabinkamtibmas di Polres Tasikmalaya Kota melampaui tugas menjaga keamanan. Pendampingan terhadap anak yatim berprestasi seperti Zein diharapkan berlanjut hingga ia menyelesaikan pendidikannya.