BANDUNG — Tekanan dari negara tetangga datang berlapis. Malaysia secara terbuka mengajak anggota ASEAN bersatu memberi tekanan diplomatik dan finansial kepada Indonesia, sementara Singapura melayangkan peringatan resmi kepada tujuh perusahaan asal Indonesia yang diduga menjadi penyebab kebakaran lahan.
Peringatan Singapura menandakan kesabaran negara-negara tetangga sudah habis. Kabut asap yang menyelimuti kawasan membuat posisi Indonesia di mata ASEAN melemah.
Citra Satelit NASA Soroti Emisi Karbon di Langit Kalimantan dan Sumatera
Dampak lingkungan terpantau langsung dari luar angkasa. Citra satelit Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menyoroti pekatnya emisi karbon di langit Kalimantan dan Sumatera.
Polusi udara yang dihasilkan dinilai sangat berbahaya. Kabut asap dilaporkan bahkan telah mencapai Jakarta, memaksa BMKG dan Menteri Kesehatan mengimbau warga beradaptasi.
MSCI Pertimbangkan Turunkan Bursa Saham Indonesia Setara Zimbabwe
Sentimen negatif merembet ke pasar modal. MSCI (Morgan Stanley Capital International) mempertimbangkan menurunkan status bursa saham Indonesia menjadi Standalone Market akibat buruknya transparansi dan penanganan krisis.
Status itu memosisikan Indonesia setara dengan Zimbabwe. Keputusan MSCI menjadi sinyal bahwa investor internasional mulai meragukan tata kelola lingkungan dalam negeri.
283 Ribu Warga Terkena ISPA, Balita dan Anak-Anak Paling Rentan
Kementerian Kesehatan mencatat lebih dari 283 ribu masyarakat terserang Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Puluhan ribu di antaranya adalah balita dan anak-anak.
Angka tertinggi tercatat di kawasan Kalimantan Selatan dan Sumatera Selatan. Krisis kelangkaan BBM yang meluas di 11 provinsi memperparah kondisi warga yang kekurangan oksigen segar.
Lima Tersangka Korupsi Dana Karhutla di Tubuh BNPB
Di tengah jeritan warga, publik disuguhkan kabar ironis dari lembaga penanggulangan bencana. Terungkap kasus dugaan korupsi dana bencana karhutla di tubuh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Lima orang ditetapkan sebagai tersangka. Salah satunya disebut memiliki kedekatan keluarga dengan eks petinggi lembaga tersebut.
Penegakan Hukum bagi Korporasi Pembakar Lahan Jadi Tuntutan Utama
Publik dan dunia internasional kini menanti langkah konkret pemerintah. Bukan sekadar imbauan adaptasi, melainkan penegakan hukum bagi korporasi pembakar lahan dan pembenahan tata kelola lingkungan secara menyeluruh.
Tragedi ini menjadi alarm keras bagi pemerintah. Banyak-banyak berdoa dan tetap tenang disebut sebagai opsi terbaik bagi masyarakat Indonesia saat ini.