BEKASI — Program bakti sosial itu melibatkan dokter muda FK Unjani sebagai operator khitan, di bawah pengawasan ketat dokter spesialis dan tenaga kesehatan profesional. Seluruh tindakan mengikuti standar operasional prosedur medis, mulai dari pemeriksaan kesehatan awal, tindakan khitan, hingga edukasi perawatan luka bagi orang tua peserta.
Kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi FK Unjani dengan RS Bhakti Kartini dan Yayasan Bhakti Syi'ar Islam. Selain memperluas akses layanan kesehatan reproduksi anak, program ini menjadi ruang latihan bagi para calon dokter untuk mengasah keterampilan medis dan komunikasi terapeutik dengan pasien anak.
Ketua Program Studi Tahap Profesi FK Unjani, Dr. dr. Asti Kristianti, Sp.THT-BKL., M.Kes., turut hadir dalam acara tersebut. Hadir pula perwakilan Departemen Ilmu Bedah FK Unjani, dr. Fitriardi Sejati, Sp.B-ET., AIFO-K, FInaCS, serta Direktur RS Bhakti Kartini, dr. Dwi Wahyono Rahim Hadi, MARS.
Dwi Wahyono menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada FK Unjani atas sinergi dan kontribusinya dalam menyemarakkan kegiatan sosial ini. Menurutnya, kehadiran FK Unjani sangat membantu pihak rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan yang menjangkau masyarakat luas.
Fitriardi menyebut bakti sosial ini diharapkan membantu mewujudkan keinginan anak-anak untuk berkhitan, terutama mereka yang terkendala biaya. "Melalui kegiatan ini, FK Unjani berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kepedulian sosial serta memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan," ujar dr. Fitriardi.
Bagi para dokter muda, kegiatan ini bukan sekadar pengabdian masyarakat. Mereka dilatih memupuk rasa empati dan jiwa kepedulian sosial sejak dini, sembari menjalankan tindakan medis sesuai prosedur yang berlaku.
Setiap anak peserta melewati tiga tahap layanan. Pertama, pemeriksaan kesehatan awal untuk memastikan kondisi fisik siap menjalani tindakan. Kedua, tindakan medis khitan yang dilakukan secara higienis dan aman. Ketiga, edukasi pascatindakan berupa arahan dan panduan perawatan luka di rumah bagi para orang tua.
Dengan 70 peserta, kegiatan ini menjadi salah satu bakti sosial kesehatan terbesar yang melibatkan dokter muda FK Unjani di Kota Bekasi sepanjang 2026. Panitia belum menyampaikan rencana penyelenggaraan lanjutan di wilayah lain.