IGTKI Banyuresmi Buka Suara soal Monyet Kejar Anak TK di Cikembulan, Tegaskan Kegiatan Berjalan Aman

Penulis: Nasrul Hidayat  •  Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:02:01 WIB
Ketua IGTKI Banyuresmi Nurrohmah menyatakan rombongan guru dan murid merasa nyaman selama kegiatan di Taman Satwa Cikembulan.

GARUT — Nurrohmah menyatakan rombongan guru dan murid merasa nyaman sejak masuk hingga kegiatan usai. Menurut dia, petugas taman satwa memberikan pendampingan setiap kali dibutuhkan.

"Dari mulai masuk hingga pelaksanaan kegiatan, kami merasa nyaman. Ketika kami membutuhkan bantuan, ada pendampingan dan kerja sama (dari petugas)," kata Nurrohmah saat ditemui, memberikan klarifikasi.

Bantah Tudingan Pemaksaan ke Lembaga TK

Nurrohmah menepis anggapan bahwa anak-anak terancam atau dikejar monyet sepanjang acara. Ia juga membantah tudingan adanya pemaksaan terhadap lembaga TK untuk ikut dalam agenda outdoor tersebut.

Setiap sekolah, ujarnya, diberi ruang penuh untuk berembuk dan menentukan keterlibatannya. Pemilihan lokasi kegiatan merupakan hasil musyawarah bersama, bukan penunjukan sepihak.

Kepala TK Sejahtera 1 Desa Sukaraja ini mengaku tidak menyaksikan langsung insiden yang belakangan heboh di masyarakat. Ia baru mendapat kabar setelah rombongannya merampungkan kegiatan.

"Kronologi peristiwa tetap perlu diklarifikasi kepada pihak-pihak yang mengetahui atau menyaksikan kejadian secara langsung," tutur Nurrohmah.

Tiga Langkah Penguatan SOP Kegiatan Luar Sekolah

Meski meluruskan simpang siur informasi, IGTKI Banyuresmi tidak menutup mata atas kekhawatiran orang tua murid. Insiden ini menjadi bahan evaluasi serius untuk pelaksanaan outdoor learning mendatang.

Nurrohmah menegaskan aspek keselamatan anak usia dini harus menjadi prioritas mutlak. IGTKI akan memperketat standar operasional prosedur kegiatan luar sekolah melalui tiga langkah:

  • Sinergi ketat: memperkuat koordinasi aspek pengamanan dengan pengelola wahana wisata.
  • Rasio pendampingan: menambah personel pendamping untuk memantau pergerakan anak-anak.
  • Mitigasi risiko: memastikan kejelasan prosedur darurat di area interaksi satwa.

"Evaluasi dan langkah antisipasi perlu menjadi perhatian. Jangan sampai persoalan yang muncul menghilangkan tujuan utama pendidikan, yakni memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermanfaat bagi anak-anak," ujar Nurrohmah.

Klarifikasi Ditunggu di Tengah Arus Informasi Cepat

Pernyataan IGTKI Banyuresmi menjadi respons pertama dari pihak penyelenggara kegiatan edukasi tersebut. Sebelumnya, kabar soal monyet mengejar anak TK di Taman Satwa Cikembulan beredar luas di masyarakat Garut.

Nurrohmah berharap klarifikasi ini menenangkan orang tua murid. Ia menegaskan tujuan kegiatan tetap pada pemberian pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak usia dini.

Reporter: Nasrul Hidayat
Sumber: gosipgarut.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top