BANDUNG — Pasar otomotif Jawa Barat kedatangan pemain baru di segmen kendaraan elektrifikasi. DFSK E5 Plus, SUV yang mengombinasikan motor listrik dan mesin bensin, resmi dipasarkan di Bandung melalui pameran yang digelar sejak pekan ini.
Bandung dipilih karena dinilai memiliki karakter konsumen yang terbuka terhadap teknologi kendaraan baru, baik untuk mobilitas harian jarak pendek maupun perjalanan antarkota.
DFSK E5 Plus mengusung sistem PHEV yang memungkinkan pengemudi memilih sumber tenaga sesuai kebutuhan. Motor listrik menjadi andalan untuk aktivitas sehari-hari, sementara mesin bensin siap diaktifkan ketika perjalanan menempuh jarak lebih jauh.
Pendekatan ini menjawab dua kebutuhan utama sekaligus: efisiensi energi di perkotaan dan fleksibilitas untuk perjalanan luar kota tanpa rasa khawatir kehabisan daya.
Director of Sales Center PT Sokonindo Automobile, Cing Hok Rifin, menyebut Jawa Barat memiliki potensi pasar yang kuat bagi pengembangan E5 Plus. Ia menilai konsumen di Bandung memiliki ekspektasi tinggi terhadap teknologi, kualitas, dan pengalaman berkendara.
“Setelah Palembang dan Medan, kami membawa E5 Plus ke Bandung karena kami melihat potensi pasar yang sangat kuat di Jawa Barat. Konsumen Bandung memiliki ekspektasi tinggi terhadap teknologi, kualitas, dan pengalaman berkendara,” ujar Cing Hok.
Konsumen yang ingin melihat langsung atau melakukan tes berkendara dapat mengunjungi pameran DFSK E5 Plus di Summarecon Mall Bandung. Kegiatan ini berlangsung selama enam hari, mulai 8 hingga 13 September 2026.
Kesempatan ini menjadi ajang bagi calon pembeli untuk menilai langsung kabin, fitur keselamatan, serta teknologi hybrid yang ditawarkan sebelum memutuskan pembelian.
Dengan masuknya DFSK ke Bandung, persaingan SUV elektrifikasi di Jawa Barat dipastikan semakin ketat. Keputusan konsumen kini tidak lagi sekadar memilih merek, tetapi juga menentukan teknologi penggerak yang paling sesuai dengan kebiasaan berkendara mereka.