DEPOK — SDN Anyelir 1 Depok tidak menunggu instruksi resmi untuk bergerak. Sejak akhir pekan lalu, sekolah telah mengaktifkan prosedur pencegahan dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, termasuk mengimbau siswa memakai masker dan membawa air minum pribadi apabila kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung tatap muka.
Kepala SDN Anyelir 1 Depok, Dudung Badrujaman, mengatakan informasi perkembangan erupsi mulai dipantau sekolah pada Sabtu, 5 September 2026. Namun, kebijakan terkait kelanjutan kegiatan belajar mengajar tetap menunggu arahan resmi dari Dinas Pendidikan.
Langkah pencegahan justru dikomunikasikan kepada orang tua di tengah hari libur. Dudung menyebut imbauan protokol kesehatan telah disebar melalui grup WhatsApp kelas masing-masing sejak Minggu, sebelum keputusan tertulis PJJ diterbitkan.
"Dari hari Minggu, kita sudah mulai melakukan imbauan terkait dengan protokol kesehatan menghadapi kondisi yang sekarang sedang ramai, erupsi dari Gunung Anak Krakatau ini," kata Dudung kepada RRI.CO.ID, Senin, 7 September 2026.
Para guru tetap bersiaga meski informasi tersebut disampaikan di luar jam kerja. Langkah ini diambil sebagai bentuk pencegahan dini apabila pembelajaran tatap muka masih dimungkinkan berjalan.
Sekolah tidak berhenti pada imbauan protokol kesehatan. Dudung mengatakan pihaknya telah menyusun skenario pembelajaran jarak jauh lebih awal setelah menerima informasi dari Dinas Pendidikan mengenai kemungkinan penerapan PJJ.
"Kita juga sudah siapkan pembagian tugas, skenarionya bagaimana untuk hari ini. Dan semalam surat resminya sudah keluar," ujarnya.
Kesiapan skenario ini memastikan proses belajar mengajar tidak terhenti meski status pembelajaran berubah. Pembagian tugas guru dan mekanisme PJJ telah dirancang sebelum surat edaran resmi turun pada Minggu malam.
Dudung menilai kecepatan respons menjadi faktor penting dalam menghadapi kondisi darurat seperti erupsi gunung berapi. Sekolah harus mampu menyesuaikan kebijakan dengan perkembangan situasi di lapangan tanpa mengorbankan keselamatan siswa.
Prioritas utama sekolah adalah memastikan seluruh warga sekolah terlindungi dari dampak kesehatan abu vulkanik. Dengan komunikasi yang berjalan cepat antara guru, orang tua, dan Dinas Pendidikan, SDN Anyelir 1 Depok berupaya menjalankan fungsi pendidikan di tengah ketidakpastian kondisi lingkungan.