iPhone Ultra Dirumorkan Cuma 4,5 mm, Pesaing Lipat Samsung dan Honor Justru Lebih Tipis

Penulis: Mardian Syah  •  Sabtu, 05 September 2026 | 14:50:31 WIB
Rumor iPhone Ultra menyebutkan ketebalan 4,5 mm saat terbuka, lebih tipis dari iPhone Air namun belum mengungguli pesaing lipatnya.

JAWA BARAT — Rumor kehadiran ponsel lipat pertama Apple semakin kencang berhembus. Perangkat yang disebut iPhone Ultra ini tidak hanya akan menjadi lini produk baru, tetapi juga penentu standar desain untuk kategori ponsel lipat gaya buku (book-style) di kelas premium. Bocoran yang beredar selama lebih dari setahun dari analis Ming-Chi Kuo menyebut ketebalan perangkat ini mencapai 4,5 mm saat terbuka—angka yang belum pernah ada di jajaran iPhone mana pun.

Lebih Tipis dari iPhone Air, Setara Pro Max saat Dilipat

Untuk memberikan gambaran, iPhone Air yang dikenal ramping punya ketebalan 5,64 mm. iPhone 17 standar berada di angka 7,95 mm. Dengan bodi 4,5 mm, iPhone Ultra jelas jauh lebih ramping dari keduanya.

Yang menarik justru dimensi saat perangkat dilipat. Bocoran menyebut ketebalannya berkisar 9 mm sampai 9,5 mm—hanya sedikit lebih tebal dari iPhone 17 Pro (8,75 mm). Ini berarti mekanisme engsel yang digunakan Apple tergolong presisi untuk menekan ruang kosong saat layar terlipat.

Dari sisi bobot, kompromi mulai terlihat. Bobot 230-241 gram memang jauh lebih berat dari iPhone Air (165 gram), tetapi sejalan dengan iPhone 17 Pro Max yang mencapai 233 gram. Artinya, pengguna mendapatkan layar internal 7,8 inci tanpa harus membawa beban jauh lebih berat dari flagship biasa.

Belum Jadi yang Tertipis di Kelasnya

Predikat iPhone tertipis sejagat mungkin melekat, tapi di kategori ponsel lipat, Apple masih mengejar ketertinggalan. Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra tercatat memiliki profil 4,1 mm saat terbuka. Sementara itu, Honor Magic V6 memegang rekor dunia dengan ketebalan hanya 4,0 mm.

Berikut perbandingan ringkasnya dengan kompetitor utama:

  • Honor Magic V6: 4,0 mm (219 gram)
  • Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra: 4,1 mm (215 gram)
  • Oppo Find N6: 4,21 mm (225 gram)
  • iPhone Ultra (estimasi): 4,5-4,8 mm (230-241 gram)
  • Samsung Galaxy Z Fold 8: 4,5 mm (201 gram)
  • Motorola Razr Fold: 4,7 mm (243 gram)
  • Google Pixel 11 Pro Fold: 4,8 mm (245 gram)

Dari data tersebut, bobot iPhone Ultra memang tidak bisa dibilang ringan. Ia lebih berat dari Galaxy Z Fold 8 biasa yang hanya 201 gram. Namun, posisinya masih di bawah Pixel 11 Pro Fold yang mencapai 245 gram.

Taruhan Besar di Generasi Pertama

Menjadi yang tertipis bukan segalanya. Pertarungan sesungguhnya ada pada eksekusi. Apple perlu membuktikan bahwa bodi ramping ini tidak mengorbankan kualitas layar tanpa bekas lipatan (crease-less), dukungan MagSafe, dan performa chip A20 Pro yang dikabarkan bakal tertanam di dalamnya.

Rumor harga yang beredar pun menjadi ujian terbesar. Angka yang disebutkan berada di kisaran USD 2.000 hingga USD 2.500 (sekitar Rp 33 juta sampai Rp 41 juta). Jika benar, banderol ini akan menguji sejauh mana loyalis Apple bersedia membayar mahal untuk sebuah perangkat generasi pertama yang masih perlu membuktikan durabilitasnya di pasar yang sudah dikuasai Samsung dan Google.

Bagi pengguna yang sudah nyaman dengan ekosistem Android dan menginginkan ponsel lipat paling tipis, opsi Samsung dan Honor masih lebih menarik. iPhone Ultra baru relevan bagi mereka yang sudah terikat ekosistem Apple dan menginginkan layar besar tanpa mau beralih sistem operasi.

Reporter: Mardian Syah
Sumber: tomsguide.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top