JAWA BARAT — PT Pertamina Patra Niaga (PPN) memastikan pembelian BBM bersubsidi di Sumatra Selatan tidak akan memerlukan syarat pengecekan STNK. Rencana awal yang sempat memicu perbincangan luas itu resmi dibatalkan setelah perusahaan menerima respons negatif dari publik.
Vice President Corporate Communication PPN Kitty Andhora menegaskan kebijakan pengecekan STNK sejak awal hanya direncanakan untuk wilayah Sumatra Selatan. Perusahaan tidak pernah memiliki rencana untuk menerapkan mekanisme serupa secara nasional.
Namun, informasi yang beredar di media sosial berkembang menjadi narasi yang berbeda. Kekhawatiran masyarakat tentang dampak kebijakan ini memicu perusahaan untuk mengevaluasi ulang rencana tersebut.
Kitty menyampaikan permohonan maaf secara resmi atas keresahan yang timbul di tengah masyarakat. PPN meminta Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Selatan untuk membatalkan implementasi mekanisme tersebut.
"Kami memahami respons dan perhatian masyarakat terhadap informasi yang beredar. Untuk itu, kami meminta Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Selatan untuk membatalkan implementasi mekanisme tersebut. Kami juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat informasi yang berkembang dan menimbulkan kesalahpahaman yang berdampak secara Nasional," ujar Kitty melalui siaran pers, Jumat (4/9/2026).
Ke depan, setiap kebijakan penyaluran BBM yang menyentuh kepentingan masyarakat akan melalui proses koordinasi terlebih dahulu. Pertamina berkomitmen melibatkan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas), pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan terkait sebelum mengambil keputusan.
Langkah ini diambil untuk memastikan kebijakan yang dikeluarkan tidak menimbulkan kebingungan di lapangan. Masyarakat diimbau memantau informasi resmi dari Pertamina dan BPH Migas untuk mendapatkan kejelasan mengenai prosedur pembelian BBM bersubsidi.
Jika ada kebijakan baru yang akan diterapkan, perusahaan akan mengumumkannya melalui kanal komunikasi resmi jauh hari sebelum implementasi. Informasi lengkap mengenai syarat pembelian BBM subsidi dapat diakses melalui situs web Pertamina atau call center resmi perusahaan. Waspadai informasi yang tidak jelas sumbernya dan pastikan selalu memeriksa kanal resmi pemerintah.